Advertisement:

Puisi Untuk Ibu dan Ayah Tercinta

Advertisement:
Puisi Untuk Ibu dan Ayah Tercinta

Puisi Untuk Ibu dan Ayah Tercinta

Puisi Untuk Ibu dan Ayah Tercinta – Puisi Untuk Orang Tua atau sering di singkat dengan Ortu perlu sesekali kita berikan sebuah puisi agar mereka bisa di perhatikan, memang sih lain dengan kata kata cinta yang sering kita tujukan kepada pacar kita, tetapi kali ini harus di lewat perasaan abdi seorang anak kepada orang tua nya.

Pada artikel sebelumnya kami telah mencoba memberikan puisi cinta sejati, kali ini kami akan memberikan pembahasan tentang puisi untuk ibu dan ayah yang mungkin bisa menginspirasikan pikiran anda untuk terus mengabdi kepada mereka dan berusaha membahagiakan mereka, coba simak di bawah ini :

Kau bisa di anggap matahari
Yang selalu memberikan perlindungan hangat dari kecil hingga sekarang
Kau bagaikan udara yang selalu membantu kehidupanku
Ibu….Ayah sungguh aku selalu sayang padamu

Dengan taruhan nyawa kau perjuangkan kelahiranku
Dengan harapan cemas kau tunggu aku lahir
Aku tak bisa memberikan apa2
Aku hanya ingin mempersembahkan kebahagiaan untuk anda berdua

Kau menjagaku
Kau sayangiku
Kau selalu berikan apapun yang ku minta
Kapan aku bisa melihat anda berdua tersenyum
Ada harapan dan usaha untuk itu
Semoga tuhan bisa membantuku membahagiakan anda berdua

Di atas adalah karangan dari admin kami tentang puisi untuk ibu dan ayah atau puisi untuk orang tua, mohon maaf kalau puisinya asal-asalan, tetapi itu tulus di buat dari hati yang bersih, baca artikel refrensi dari kami tentang kata kata romantis yang juga telah kami berikan contohnya kepada anda.

Puisi Untuk Ibu dan Ayah Tercinta - Artikel Menarik Lainnya:

  • Chord ST12 Jalan Terbaik
  • Chord Nidji Shadows
  • Chord Shaggy Dog Honey
  • Chord Nindy Cinta Yang Baru
  • Chord Saint Loco Hip rock
  • Chord Sindentosca Kepompong
  • Chord Kuburan Urie Udah Gede
  • Chord Numata Curahan Hati (Curhat)
  • Hasil Race Balap motoGP Jerez Spanyol 2012 Terlengkap
  • Prediksi Skor Pertandingan Belanda vs Portugal 18 Juni 2012